Gerunggang (Cratoxylum glaucum)
Di lahan basah yang sunyi dan tepian hutan rawa, tumbuh pohon dengan daun berkilau yang berubah warna mengikuti usia. Tajuknya tidak terlalu rapat, membiarkan cahaya menembus hingga ke permukaan tanah, sementara batangnya berdiri tegak di antara genangan. Keberadaannya sering luput dari perhatian, padahal perannya penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem rawa tropis. Di Indonesia, gerunggang dikenal dengan berbagai nama lokal. Sebutan gerunggang umum digunakan di Kalimantan dan Sumatra. Di beberapa wilayah, tanaman ini juga disebut geronggang atau ranggang , merujuk pada karakter kayunya yang relatif ringan. Ragam penamaan tersebut menunjukkan luasnya persebaran spesies ini di kawasan rawa gambut dan hutan dataran rendah. Masyarakat lokal telah lama mengenalnya sebagai bagian dari vegetasi alami yang tumbuh di tanah lembab dan tergenang. ---ooOoo--- Manfaat utamanya berasal dari kayu yang digunakan secara tradisional untuk bahan bangunan ringan, papan, dan kerajinan ...