Putat (Barringtonia racemosa)
Di tepi sungai, rawa, dan kawasan pesisir yang tenang, tampak pohon dengan cabang rindang yang seolah menyentuh air. Bunganya menggantung panjang dengan benang sari halus berwarna cerah, menciptakan pemandangan yang unik saat mekar. Kehadirannya sering menjadi penanda batas antara daratan dan perairan, sekaligus bagian penting dari lanskap alami tropis. Di Indonesia, putat dikenal dengan berbagai nama lokal. Sebutan putat umum digunakan di Jawa. Di Sumatra dan Kalimantan, tanaman ini dikenal sebagai bitung air atau butun , sementara di beberapa wilayah pesisir disebut putat laut . Keanekaragaman nama tersebut mencerminkan luasnya persebaran dan kedekatan masyarakat dengan tanaman ini. Putat telah lama dikenal sebagai bagian dari vegetasi alami di sekitar sungai dan rawa, serta dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. ---ooOoo--- Manfaatnya beragam, terutama dalam pengobatan tradisional. Bagian kulit batang, daun, dan buah digunakan secara turun-temurun untuk membantu m...