Capung Ciwet (Pantala flavescens)
Sayapnya bergetar cepat, memantulkan kilau cahaya matahari seperti kaca tipis yang berdenyut di udara. Capung ciwet, atau sering disebut capung kuning, adalah salah satu pengembara sejati di dunia serangga. Ia menari di atas sawah, berputar di tepi sungai, dan melayang tanpa henti, seolah tak pernah lelah mengejar horizon. Hewan kecil ini bukan sekadar penghias langit pedesaan. Ia adalah bagian penting dari ekosistem, pemburu alami nyamuk dan serangga kecil yang sering mengganggu manusia. Dalam diamnya, capung ciwet menjalankan tugas penting menjaga keseimbangan alam. Keberadaannya sering dianggap sebagai pertanda musim hujan yang akan datang. Ketika gerombolan capung terbang rendah di sore hari, banyak petani percaya bahwa tanah sebentar lagi akan basah oleh hujan pertama. Sebuah keindahan kecil yang menyimpan makna besar dalam kehidupan manusia. ---ooOoo--- Di berbagai daerah, capung ciwet memiliki banyak nama panggilan. Di Jawa, ia dikenal sebagai “capung kuning” atau “capu...