Tomket atau Tomcat (Paederus fuscipes)
Tomket (Paederus fuscipes) sering hadir diam-diam di sekitar manusia, terutama saat malam tiba. Serangga kecil ini memiliki tubuh ramping dengan warna mencolok yang menarik perhatian. Walau ukurannya tidak seberapa, kehadirannya sering membuat orang khawatir karena efek yang ditinggalkan bila bersentuhan dengan kulit. Serangga ini dikenal sebagai salah satu hewan yang penuh teka-teki: tampak seolah berbahaya seperti tawon, padahal sebenarnya tidak menggigit maupun menyengat. Namun racun yang dibawanya, pederin, dapat menimbulkan iritasi kulit yang cukup serius. Keunikan inilah yang membuat tomket mendapat tempat khusus dalam ingatan masyarakat. Penulis sendiri pernah terkena racun tomket, hampir setiap tahun dari tahun 2007 (di sekitar bokong) dan 2009-2015 (di muka, tangan, dan perut.) ---ooOoo--- Di Indonesia, tomket dikenal dengan banyak nama berbeda. Ada yang menyebutnya “semut kayap” karena efek racunnya menyerupai luka kayap, ada juga yang memanggilnya “ulat kanthe...