Maleo (Macrocephalon maleo)
Di pasir hitam yang hangat di sepanjang pantai atau di tepi sungai yang mengalir di pedalaman Sulawesi, butiran-butiran pasir bergerak perlahan. Dari dalam tanah yang hangat, sesosok anak burung muncul ke permukaan dengan kekuatannya sendiri, tanpa bantuan induk, langsung siap menjalani kehidupan yang keras di alam liar. Ia adalah salah satu keajaiban evolusi yang hanya ditemukan di Pulau Sulawesi, dengan cara berkembang biak yang unik dan tidak dimiliki oleh burung lain di dunia. Burung berukuran sedang ini terkenal dengan kebiasaan bertelurnya yang sangat istimewa, tidak membuat sarang dan mengerami telurnya sendiri, melainkan memanfaatkan panas bumi atau panas matahari untuk mengerami telur-telurnya di dalam tanah. Induk maleo akan menggali lubang yang dalam di tanah berpasir yang hangat, menitipkan telurnya, lalu pergi meninggalkannya tanpa pernah kembali. Anak burung yang menetas harus berjuang sendiri menggali jalan keluar dari dalam tanah dan segera dapat berlari dan ...