Cecurut / Celurut (Suncus murinus)
Suncus murinus, dikenal sebagai cecurut atau celurut, bergerak cepat di sela gelap rumah, gudang, dan kebun, sering kali hanya meninggalkan bunyi gesekan halus sebelum kembali menghilang. Tubuhnya kecil dengan moncong runcing, memberi kesan mirip tikus, meski sebenarnya berasal dari kelompok berbeda. Mamalia mungil ini memainkan peran tersembunyi sebagai pengendali alami serangga, sekaligus menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa terhadap lingkungan manusia. Di Jawa dan Sunda, hewan ini umum disebut cecurut atau celurut. Di Sumatra dikenal sebagai curut, sementara di Kalimantan sering disebut curut tanah. Beberapa masyarakat menyebutnya tikus cecurut, meski secara ilmiah bukan termasuk tikus sejati. Perbedaan sebutan tersebut muncul dari kemiripan bentuk dengan tikus rumah. Namun, moncong panjang dan perilaku aktifnya di malam hari menjadi ciri khas yang mudah dikenali. ---ooOoo--- Dibandingkan celurut Jawa (Crocidura maxi), Suncus murinus umumnya berukuran lebih besar ...